Huamual: Staf Ahli Bidang Kemasyarakat dan SDM Kab. SBB Adjait,SH,M.Si menghadiri penandatanganan prasasti peresmian tambatan perahu yang berada di Dusun Katapang Desa Loki, Kecamatan Huamual.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Pembina Yayasan BUMN Hadir Untuk Negeri, Hambra Samal, Ketua Yayasan Hardjawan Balaningrath, General Maneger Pelindo IV Ady Sutrisno, dan Kepala Cabang Jasa Raharja Ambon, Sigit Harismun.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakat dan SDM Kab. SBB Adjait,SH,M.Si ketika membacakan sambutan Bupati SBB mengatakan Tambatan perahu atau pelabuhan memiliki peran strategis dalam upaya meningkatkan pemanfaatan sumber daya kelautan, dengan fungsi sebagai tempat koneksi, produksi, sentra kegiatan dan distribusi.

“Pelabuhan merupakan salah satu mata rantai proses transportasi orang dan barang, dari suatu tempat ke tempat tujuan dan juga merupakan tempat pertemuan dua moda transportasi dan sebagai pintu gerbang suatu daerah, selain itu juga pelabuhan memiliki fungsi sosial dan ekonomi yaitu sebagai fasilitas public tempat berlangsungnya interaksi bagi masyarakat, termasuk interaksi yang terjadi karena adanya aktivitas perekomian. Namun secara khusus dalam segi ekonomi, pelabuhan berfungsi sebagai salah satu penggerak roda perekomian, karena menjadi sebuah fasilitas public yang memudahkan distribusi hasil-hasil produksi masyarakat”. Ucap Adjait.

Katanya pula, pentingnya sebuah tambatan perahu pada suatu daerah sangat menunjang peningkatan ekonomi, bukan saja untuk daerah tersebut tetapi perekomian luas karena akan membuka peluang penyebaran tenaga kerja, disamping bertumbuhnya peluang bagi kegiatan usaha.

“Pembangunan tambatan perahu merupakan tanggungjawab meningkatnya pelayanan public, serta memberikan akses transportasi bagi masyarakat daerah terutama daerah kepulauan seperti Kabupaten Seram Bagian Barat untuk membuka keterisolasian masyarakat pulau dan dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat setempat dan yang nantinya mempengaruhi pada penerimaan Pemerintah Daerah.” Ujarnya.

Jembatan dengan panjang 200 meter itu dikerjakan oleh PT. Jasa raharja dan PT. Pelindo 4. Sebagai Yayasan BUMN Hadir Untuk Negeri, mereka akan terus bekerja untuk mengsejahterahkan rakyat di berbagai daerah yang ada di Maluku.

LEAVE A REPLY